Berita terbaru tentang Prestasi Ganesha Muda SMA Negeri 3 Semarang dapat dilihat di portal ini, baik prestasi tingkat Kota, Provinsi, Nasional maupun Internasional. Prestasi yang kami sajikan meliputi prestasi akademik dan non akademik.
300x200

Ganesha Muda Raih medali emas OPSI 2016

SEMARANG, suaramerdeka.com – Berkat sampah plastik dan limbah cangkang telur seorang siswa SMA Negeri 3 Semarang Tri Ardiansa (16), meraih emas dalam Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) di Indonesian International Institute for Life Science (I3L) Jakarta, pada 2-7 Oktober 2016 yang digelar oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Ia merubah sampah plastik yang sudah menjadi pallet dan limbah cangkang telur menjadi material proteksi radiasi sinar gamma. Fungsinya plastik dan cangkang yang sudah dihaluskan dicampur tanpa katalis dibentuk menjadi plat, bisa menyerap radiasi zat radioaktif.

“Tidak semua tempat ada zat radioaktif, hanya ada di PLTN, Laboratorium Astronomi, ruangan radiologi dan di luar angkasa. Dampaknya berbahaya, bisa menyebabkan kemandulan, luka bakar dan kanker,” kata Tri saat ditemui di sekolahnya, kemarin.

Selama ini orang yang beraktifitas di lokasi-lokasi tersebut harus menggunakan apron (pakaian anti radiasi) yang terbuat dari bahan timbal agar tidak terpapar zat radioaktif. Baju tersebut tidak praktis, efektif dan berat. Selain timbal berasal dari logam berat yang tidak ramah lingkungan, bersifat toxic atau racun dan bisa menyebabkan mutasi gen.

“Saya dulu pernah rontgen dan dokter yang melakukannya mengaku pakaian apron yang dikenakannya berat, tidak praktis dan efektif. Lalu timbul gagasan menciptakan bahan pengganti dari plastik bekas dan cangkang telur, dari hasil pencarian dalam literatur,” tutur Tri yang mengaku, pemilihan bahan baik plastik dan cangkang telur karena mudah didapatkan.

Setelah diuji di laboratorium inti dan nuklir Jurusan Fisika Undip, bahan campurannya yang sudah berbentuk plat itu berhasil dan mampu menyerap radiasi. Tetapi masih kalah dengan timbal, lebih baik daripada almunium dalam menyerap radiasi radioaktif.

“Material yang bisa menyerap radiasi ada dua syaratnya, nomor atom tinggi dan massa jenis yang tinggi. Plastik yang mengandung C dan H memiliki massa jenis rendah dicampur dengan cangkang telur yang mengandung Ca, memiliki massa aktif lebih tinggi,” tambah siswa kelas XI IPA 2 itu.

Tri berjanji akan meneruskan penelitianya, untuk mendapatkan bahan yang lebih ringan dan ramah lingkungan untuk menggantikan timbal sebagai bahan pembuatan baju anti radiasi. Selain meraih medali emas, siswa yang pernah meraih Juara I Lomba Penelitian Ilmiah Remaja Bidang Saintek Kota Semarang itu juga mendapatkan beasiswa 100 persen masuk I3L.

(Puthut Ami Luhur/ CN33/ SM Network)

Diposkan pada